PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO ANIMASI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN

Reza Ilhami, Dedeh Sri Rahayu, Sri Maryati

Abstract


Masa remaja merupakan usia yang belum mencapai kematangan mental dan fisik. Salah satu dari perubahan fisiknya yaitu kemampuan untuk melakukan proses reproduksi, sedangkan banyak fenomena yang memperlihatkan bahwa sebagian remaja belum mengetahui dan memahami tentang masalah kesehatan reproduksi. Ada beberapa kenakalan remaja yang pernah terjadi di SMA diantaranya merokok, pacaran dan hamil diluar nikah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video animasi tentang kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan pada siswa kelas X di SMAN 4 Cimahi. Penelitian ini merupakan pre eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah 83 orang dengan menggunakan teknik purpossive sampling. Hasil penelitian didapatkan remaja sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebanyak 41 orang (49%) mempunnyai pengetahuan cukup, pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan 42 orang (51%) cukup dan 41 orang (49%) baik. Hasil uji t test diperoleh   Data yang diperoleh nilai di peroleh nilai p (0.000)<(0.05). Dari hasil dapat disimpulkan penelitian ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video animasi terhadap tingkat pengetahuan pada siswa kelas X. Video animasi diharapkan menjadi salah satu media penyampaian informasi pada masyarakat ketika kegiatan extra kulikuler di SMAN 4 Cimahi sebagai solusi untuk mengatasi masalah kesehatan reproduksi diluar.

 

 

Kata Kunci      : Pendidikan Kesehatan, Video Animasi, Tingkat Pengetahuan,

                           Remaja

Full Text:

PDF

References


Hery Ernawati, (2018). Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Di Daerah Pedesaan. Vol.02, No.01, tersedia

http://journal.umpo.ac.id/index.php/IJHS/article/download/820/699,12 Maret, 2019.

Kemenkes RI (2017). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia : Kesehatan Reproduksi Remaja.

Kemenkes RI (2017). Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI (PUSDATIN)

Leli, Asih dan Maria, Anggraeni, (2012). Pengaruh Sumber Informasi Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Triad KRR dan Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBB) (Analisa Lanjut data Survei RPJM Remaja tahun 2011). Puslitbang KB dan Keluarga Sejahtera, BKKBN. Jakarta

Maulana, Heri DJ, 2014. Promosi Kesehatan. Jakarta: ECG.

Mubarak, dkk. (2012). Promosi Kesehatan Sebuah Pengantar Proses Belajar Mengajar Dalam Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Munir, (2012). Multimedia Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung : Alfabeta.

Nasution, Sri Lilestina (2012). Pengaruh Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Terhadap Perilaku Seksual Pranikah Remaja Di Indonesia

Notoatmodjo, Et Al. (2012). Promosi Kesehatan Di Sekolah. Jakarta:Rineka Cipta

___________ (2018). Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam.(2017).Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Ristrianingsih, Galang Pungky (2017).Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 28 Semarang.Skripsi : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Tri Ardayani (2012). Kesehatan Reproduksi Untuk Kebidanan, Keperawatan dan Tenaga Kesehatan. Bandung: CV Cakra.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.