HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK USIA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI KOTA BANDUNG

Mahbub Mahbub, Hudzaifah Al Fatih

Abstract


Prevalensi anak dan remaja yang tidak memiliki kebiasaan sarapan pagi di negara-negara berkembang cukup tinggi, hal ini menyebabkan badan anak menjadi lemas, mengantuk, sulit menerima pelajaran, turunnya gairah belajar dan kemampuan merespons. Kebiasaan sarapan pagi dengan kandungan gizi yang baik sangat dianjurkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental, serta menjadi salah satu faktor penunjang prestasi belajar anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kebiasaan sarapan pagi dan prestasi belajar anak usia sekolah, serta hubungan diantara kedua variabel tersebut. Tujuan penelitian dicapai menggunakan pendekatan survey potong lintang dengan responden sebanyak 75 orang diperoleh melalui teknik convenient sampling dari Sekolah Dasar Negeri Cimuncang 1 Kota Bandung. Data yang diperoleh di analisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar anak usia sekolah memiliki kebiasaan sarapan pagi yang baik (73.3%) dan memiliki prestasi belajar sedang (58.67%), serta terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan pagi dengan prestasi belajar anak usia sekolah (p = 0,048). Pentingnya kebiasaan sarapan pagi dengan kandungan gizi yang baik pada anak usia sekolah harus disosialisasikan kepada guru, murid, dan juga orang tua agar pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental anak menjadi lebih optimal.  
 
Kata Kunci : Anak Usia Sekolah, Kebiasaan Sarapan Pagi, Prestasi Belajar

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.